Konfigurasi POS
Cara menghubungkan NVR ke mesin atau server POS, mengonfigurasi protokol POS dan mode koneksi, menampilkan teks transaksi pada tampilan langsung dan pemutaran, serta mengatur alarm peristiwa POS.
Perangkat dapat dihubungkan ke mesin/server POS dan menerima pesan transaksi untuk ditampilkan sebagai overlay pada gambar selama Live View atau pemutaran, serta memicu alarm peristiwa POS.
Konfigurasikan Pengaturan POS
Konfigurasikan Koneksi POS
Buka pengaturan POS
Buka System > POS.
Tambahkan perangkat POS
Klik Add untuk membuka antarmuka penambahan POS.
Pilih perangkat POS
Pilih perangkat POS dari daftar drop-down.
Aktifkan perangkat POS
Centang Enable.
Jumlah perangkat POS yang didukung oleh setiap perangkat adalah setengah dari jumlah salurannya.

Gambar 14-1 Pengaturan POS
Pilih protokol POS
Pilih protokol POS: Universal Protocol, EPSON, AVE, atau NUCLEUS.
Jika protokol baru dipilih, reboot perangkat untuk mengaktifkan pengaturan baru.
Universal Protocol
Klik Advanced untuk memperluas pengaturan tambahan saat memilih universal protocol. Anda dapat mengatur pengidentifikasi baris awal, tag pemisah baris, dan tag baris akhir untuk karakter overlay POS, serta properti case-sensitive karakter tersebut. Anda juga dapat memilih untuk mencentang pengidentifikasi filter dan protokol XML.

Gambar 14-2 Pengaturan Universal Protocol
EPSON
Tag baris awal dan akhir yang tetap digunakan untuk protokol EPSON.
AVE
Tag baris awal dan akhir yang tetap digunakan untuk protokol AVE. Tipe koneksi serial port dan virtual serial port didukung.
- Klik Custom untuk mengonfigurasi pengaturan AVE.
- Atur aturan ke VSI-ADD atau VNET.
- Atur bit alamat pesan POS yang akan dikirim.
- Klik OK untuk menyimpan pengaturan.

Gambar 14-3 Pengaturan AVE
NUCLEUS
- Klik Custom untuk mengonfigurasi pengaturan NUCLEUS.
- Masukkan nomor karyawan, nomor shift, dan nomor terminal pada kolom yang tersedia. Pesan yang sesuai dari perangkat POS akan digunakan sebagai data POS yang valid.
Protokol NUCLEUS harus digunakan dalam komunikasi koneksi RS-232.
Atur mode koneksi
Atur mode koneksi ke TCP Reception, UDP Reception, Multicast, RS-232, USB-to-RS-232, atau Sniff, lalu klik Parameters untuk mengonfigurasi parameter masing-masing mode koneksi.
TCP Connection
- Saat menggunakan koneksi TCP, port harus diatur antara 1 hingga 65535, dan port untuk setiap mesin POS harus unik.
- Atur Allowed Remote IP Address dari perangkat yang mengirimkan pesan POS.

Gambar 14-4 Pengaturan TCP Connection
UDP Connection
- Saat menggunakan koneksi UDP, port harus diatur antara 1 hingga 65535, dan port untuk setiap mesin POS harus unik.
- Atur Allowed Remote IP Address dari perangkat yang mengirimkan pesan POS.
USB-to-RS-232 Connection
Konfigurasikan parameter port konverter USB-to-RS-232, termasuk nomor seri port, baud rate, data bit, stop bit, parity, dan flow ctrl.

Gambar 14-5 Pengaturan USB-to-RS-232
RS-232 Connection
Hubungkan perangkat dan mesin POS melalui RS-232. Pengaturan RS-232 dapat dikonfigurasi di Menu > Configuration > RS-232. Usage harus diatur ke Transparent Channel.
Multicast Connection
Saat menghubungkan perangkat dan mesin POS melalui protokol Multicast, atur alamat multicast dan port.
Sniff Connection
Hubungkan perangkat dan mesin POS melalui Sniff. Konfigurasikan pengaturan alamat sumber dan alamat tujuan.

Gambar 14-6 Pengaturan Sniff
Terapkan
Klik Apply untuk mengaktifkan pengaturan.
Konfigurasikan Overlay Teks POS
Buka pengaturan POS
Buka System > POS.
Buka Channel Linkage and Display
Klik tab Channel Linkage and Display.
Pilih saluran yang ditautkan
Pilih saluran yang ditautkan untuk menampilkan overlay karakter POS.
Konfigurasikan karakter overlay
Atur overlay karakter untuk POS yang diaktifkan:
- Character encoding format: saat ini format Latin-1 tersedia
- Overlay mode karakter untuk ditampilkan dalam mode scrolling atau page
- Font size dan font color
- Display time (sec) karakter. Nilainya berkisar antara 5–3600 detik.
- Timeout peristiwa POS. Nilainya berkisar antara 5–3600 detik. Ketika perangkat tidak menerima pesan POS dalam waktu yang ditentukan, transaksi dianggap selesai.
Konfigurasikan pengaturan privasi
Di bagian Privacy Settings, atur informasi privasi POS yang tidak akan ditampilkan pada gambar, misalnya nomor kartu, nama pengguna, dan sebagainya.
Hasil: Informasi privasi yang ditentukan akan ditampilkan menggunakan *** pada gambar.
Aktifkan overlay di Live View
(Opsional) Centang kotak centang untuk mengaktifkan Overlay POS in Live View. Jika fitur ini diaktifkan, informasi POS akan ditampilkan sebagai overlay pada gambar Live View.

Gambar 14-7 Pengaturan Overlay Karakter
Seret bingkai untuk menyesuaikan ukuran dan posisi kotak teks pada layar pratinjau antarmuka pengaturan POS.
Terapkan
Klik Apply untuk mengaktifkan pengaturan.
Konfigurasikan Alarm POS
Tujuan: Peristiwa POS dapat memicu saluran untuk mulai merekam, atau memicu pemantauan layar penuh, peringatan audio, pemberitahuan ke pusat pengawasan, pengiriman e-mail, dan sebagainya.
Atur jadwal arming
Buka Storage > Recording Schedule.
Atur jadwal arming peristiwa POS.
Buka pengaturan POS
Buka System > POS.
Buka Event Linkage
Klik Event Linkage pada antarmuka penambahan atau pengeditan POS.
Pilih tindakan linkage normal
Pilih tindakan linkage normal: pemantauan layar penuh, peringatan audio, atau kirim e-mail.
Pilih output alarm
Pilih satu atau lebih output alarm yang akan dipicu.
Pilih saluran pemicu
Pilih satu atau lebih saluran untuk merekam atau menampilkan pemantauan layar penuh saat alarm POS terpicu.

Gambar 14-8 Atur Kamera Pemicu POS
Terapkan
Klik Apply untuk menyimpan pengaturan.
Pusat Bantuan LTS Connect